9 Etika Mengemudi Kendaraan saat Berada di Jalan Raya

Sebagai pengemudi penting untuk mengetahui jika etika mengemudi berperanan penting dalam menjaga kenyamanan, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas. Etika berkendara merupakan seperangkat prinsip dan norma yang wajib diikuti untuk memastikan bahwa semua pengguna jalan dapat berbagi ruang dengan aman dan sopan.

Umumnya seseorang yang memiliki etika dalam berkendara akan menjadi pengemudi yang taat terhadap aturan lalu lintas. Jadi jangan pernah berhenti belajar ketika Anda merasa sudah menjadi pengemudi yang baik. Cobalah untuk mempelajari lebih lanjut mengenai bagaimana cara berkendara yang baik melalui penjelasan berikut ini.

9 Etika Mengemudi yang Wajib Diterapkan

Etika dalam mengemudi, Sumber: supermomshuffle.com
Etika dalam mengemudi, Sumber: supermomshuffle.com

Pada dasarnya etika berkendara berisi prinsip dan perilaku yang harus diterapkan ketika mengemudi mobil. Mengikuti etika yang baik cukup penting untuk menunjang keselamatan diri, penumpang, dan pengguna jalan lain. Nah ini dia beberapa etika mengemudi yang wajib diikuti.

1. Gunakan Lampu Sein dengan Benar

Sudah bukan menjadi rahasia lagi jika lampu sein pada kendaraan menjadi alat penting yang digunakan untuk berkomunikasi dengan pengguna jalan lainnya. Penggunaan lampu sein secara tepat juga akan membantu pengemudi lain memahami niat Anda.

Jadi pahami dengan benar kapan waktu terbaik untuk menggunakan lampu sein. Pahami pula jika ada jarak tertentu yang dianjurkan saat menyalakan lampu sein sebelum berbelok agar kendaraan lain di belakangnya bisa mengetahui kemana Anda akan pergi.

Penggunaan lampu sein sangat dianjurkan ketika akan menukar jalur, berbelok, atau bahkan merubah arah. Hal ini bertujuan untuk memberikan sinyal kepada pengemudi lain yang berada di belakangnya.

2. Hindari Penggunaan Smartphone saat Berkendara

Hindari penggunaan smartphone saat mengemudi, Sumber: slate.com
Hindari penggunaan smartphone saat mengemudi, Sumber: slate.com

Perlu untuk diingat bahwa penggunaan smartphone ketika berkendara merupakan salah satu tindakan yang berbahaya dan tidak boleh dilakukan. Jika Anda tergoda untuk menerima panggilan atau mengirim pesan maka fokus terhadap jalan menjadi buyar.

Sudah barang tentu jika keadaan dan kondisi semacam ini akan sangat membahayakan diri Anda sendiri maupun pengguna jalan lain yang berada di sekitarnya. Oleh sebab itu ada baiknya simpan smartphone dan tidak menggunakannya ketika berkendara.

3. Menjaga Jarak Aman

Selama berkendara setiap pengemudi harus bisa menjaga jarak aman dengan kendaraan lain yang berada di depannya guna keselamatan bersama. Etika mengemudi ini menuntut siapa saja agar tetap fokus dengan lingkungan sekitar dan menyesuaikan kecepatan ketika dibutuhkan.

Bukan hanya itu saja, menjaga jarak aman juga menjadi salah satu langkah pencegahan yang dapat memberi Anda cukup waktu untuk bereaksi ketika terjadi sesuatu darurat atau pengereman mendadak. Jadi pastikan untuk selalu menjaga jarak aman terutama ketika berkendara dalam kecepatan tinggi di jalan tol.

4. Mengemudi dengan Sabar 

Mengemudi dengan sabar, Sumber: treeangle.co.id
Mengemudi dengan sabar, Sumber: treeangle.co.id

Selain beberapa hal di atas etika dalam berkendara juga melibatkan kesabaran di jalan. Terkadang ada situasi lalu lintas yang akan membuat Anda menjadi frustasi. Contohnya seperti kemacetan atau terdapat pengemudi yang berkendara secara ugal-ugalan.

Meski demikian penting untuk tetap sabar dan tenang dalam menghadapinya. Sebab mengemudi sambil terbawa emosi hanya akan membuat Anda menjadi bertindak agresif dan tidak bijaksana. Hal ini tentu akan meningkatkan risiko kecelakaan dan membuat suasana hati menjadi lebih buruk.

5. Menghargai Hak Pengguna Jalan Lainnya

Etika dalam berkendara juga melibatkan pemberian hak lalu lintas kepada pengguna jalan lainnya yang membutuhkan. Contohnya ketika melihat pengendara lain yang akan memasuki persimpangan maka tak ada salahnya memberi kesempatan untuk melintas terlebih dahulu.

Hal ini bukan hanya sekedar menguntungkan pengendara tersebut namun juga menciptakan keteraturan di jalan raya sekaligus menghindari kemacetan yang tidak diperlukan. Oleh sebab itu pastikan untuk selalu menghargai hak pengguna jalan lainnya saat berkendara.

6. Tidak Mengemudi dalam Kondisi Mabuk atau Mengantuk

Sudah bukan menjadi rahasia lagi jika mengemudi dalam kondisi mengantuk atau mabuk merupakan salah satu pelanggaran serius terhadap etika berkendara. Sebab kedua kondisi semacam ini mampu mengurangi refleks dan kemampuan Anda dalam mengemudi.

Mengemudi dalam keadaan mabuk atau mengantuk hanya akan meningkatkan risiko kecelakaan. Jadi jika sudah merasa lelah lebih baik segera beristirahat atau menyerahkan kemudi kepada orang lain yang dapat dipercaya dan memiliki Surat Izin Mengemudi.

7. Patuhi Aturan Lalu Lintas

Aturan lalu lintas, Sumber: disway.id
Aturan lalu lintas, Sumber: disway.id

Menjaga etika mengemudi yang baik dan benar juga dapat dimulai dengan mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku. Hal ini juga termasuk mematuhi batas kecepatan, rambu-rambu lalu lintas hingga memberikan prioritas kepada kendaraan lain saat diperlukan.

Meski terkesan sederhana namun mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku juga dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan dan menciptakan lingkungan yang aman bagi semua pengguna jalan.

8. Gunakan Klakson dengan Bijak

Sama halnya lampu sein, penggunaan klakson juga sangat bermanfaat dalam berkendara karena mampu memberikan peringatan kepada pengemudi lain. Namun perlu diingat menggunakannya secara berlebihan tanpa alasan jelas juga dapat mengganggu dan menimbulkan kebingungan di jalan raya.

Oleh sebab itu pastikan selalu menggunakan klakson dengan bijak ketika diperlukan saja. Contohnya untuk memberikan peringatan kepada pengguna jalan lain apabila terjadi situasi bahaya yang nyata.

9. Utamakan Keselamatan Penumpang

Keselamatan penumpang, Sumber: promediateknologi.id
Keselamatan penumpang, Sumber: promediateknologi.id

Sebagai seorang pengemudi salah satu tanggung jawab Anda tidak hanya sebatas pada menjaga keselamatan diri sendiri saja. Namun juga ikut menjaga keselamatan para penumpang di dalam kendaraan tersebut.

Etika mengemudi yang menuntut Anda agar bisa selalu mengirim memastikan keamanan mereka dengan menggunakan sabuk pengaman, menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan, hingga menghindari tindakan yang dapat membahayakan keselamatan.

Itu dia beberapa etika mengemudi yang wajib ditaati oleh semua pengemudi. Etika tersebut juga ikut serta dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi setiap tahunnya. Semakin banyak orang yang sadar mengenai pentingnya etika berkendara maka seluruh keselamatan pengguna jalan juga dapat terjaga dengan baik.

Dengan memahami dan menerapkan etika tersebut Anda juga dapat semakin aman dan nyaman ketika bepergian menggunakan sewa truk Jakarta. Sewa truk dari Kabul Trans mampu menjadi salah satu solusi terbaik untuk perjalanan Anda.

Leave a Comment